Laman

Kumpulan Koleksi Puisi Cinta Terindah 2012

Kumpulan Koleksi Puisi Cinta Terindah 2012 - Buat anda yang mungkin sedang dimabuk cinta,, rangkaian kata indah penuh makna cinta dan paling romantis berikut ini,, mungkin patut untuk anda simak,,,

Langsung saja berikut adalah kumpulan puisi cinta terindah yang telah saya rangkum dari berbagai sumber..

kumpulan puisi cinta – puisi-puisi cinta romantis terindah
puisi cinta 1:

Kisah Cintaku
Apalah arti kekayaan jika cinta yang menyebabkan aku merindu tak kumiliki.
Apalah Arti Istana yang megah, bila tak ada tempat untuk jiwaku untuk berteduh dan bersandar

Untuk apa dikelilingi putri-putri raja, bila cinta yang telah ku rasakan telah memenjarakan hatiku, dan telah membutakan mataku atas segala keindahannya.

Engkaulah kekasih yang menjadi inspirasi dan penghias mimpi malamku…Aura wujudmu benar-benar mempesona, jikalau matahari tak terbit , cukuplah wajahmu yang menggantikan sinarnya. Bila rembulan enggan datang dimalam hari, kelembutanmu sudah cukup untuk merebahkan bumi dipangkuan indahmu.

Engkau adalah ilham bagiku untuk memetik dawai gitar, menjalin syair cinta nan indah hingga menjadi doa-doa akan harapan dan anugerah.

Pesona wajahmu bagai pusaran angin taufan yang bisa menghisap semua benda yang tertanam dibumi. Andaikata seorang pemuda tidak mampu menatap wajahmu , maka mendengar namamu saja sudah cukup untuk mengembalikan gairahnya yang hilang…

Dalam setiap lamunan aku meyakinkan diri , kekasih yang kudamba dapat menghadirkan senyum kebahagiaan dalam hatiku, menanggalkan kesedihan yang selalu membayang ,menjadi cahaya kehidupan serta pelipur lara bagi jiwaku.

Laksana kaum pencinta , airmataku yang bening dan jernih menetes karena merindukan kasih yang tak kunjung datang…

Dan kulihat disana -disaat dirimu pergi, kumbang-kumbang pasti menemani , seolah ingin memungut sisa-sisa pesonamu , mereka berlomba-lomba menarik perhatian sang bunga, diantara mereka ada yang berusaha memenangkan cinta dalam penyamaran adapula berterus-terang dalam “ketelanjangan”… mereka hendak berusaha menawan hati bunga nirwana itu.

Sejak pertama kali aku melihat pancaran cahaya keindahan itu, jiwaku langsung bergetar…Kurasakan keharuman cinta telah menghancurkan ketenangan jiwaku…tiada yang melintas dalam anganku selain keindahan mata cinta dan tiada suara yang lebih merdu daripada suara cinta…

Saat menatap wajahmu , seolah ribuan kata ingin keluar dari bibirku, namun apalah daya bibir tak mampu mampu bergerak untuk melukiskan keagungan cinta. Nyala api asmara dalam hatiku semakin lama semakin berkobar, kebiasaanku kini hanya melamun dan merangkai syair yang menceritakan segala tentangmu…

Duhai kekasih….disaat cinta telah mengakar didalam jiwa, serta dari waktu ke waktu cinta itu telah tumbuh subur dikedalaman hati, kuingin rasa itu hanya kita yang tahu…tahukah engkau kekasih, tidak ada obat yang mujarab mengobati luka bila tertusuk duri asmara…maka hargailah dia yang mengasihimu dan diriku yang mencintaimu .

Duhai kekasih hati, dirimu telah kuikat sebagai tawanan cinta diseberang lautan, dimana tiada suatu wujudpun yang dapat menyembunyikan dirimu dari jiwaku…

Melalui pancaran mata, jiwa kita seolah menyatakan tidak ingin berpisah , Engkaulah pasangan bagi jiwaku, ruh yang kekal dan abadi…bila panah cinta telah menghujam hati dan jantung- disana engkau akan mendengar suara bathin kita melantunkan bait-bait cinta yang dihiasi oleh senyum dan tangis rindu….

Disaat jiwa kita merasa malu-malu menggapai cinta, lidah terasa kelu,dan tiada kata yang terucap dari bibir, disitulah cinta memandang dari kedalaman jiwa, ..disaat kita saling menatap, maka sabda jiwa kita -tak mampu menyembunyikan cinta dari hati.

Dalam cinta keindahan menyimpan kepahitan, dan dalam setiap kegetiran terdapat selubung kebahagiaan.

Rasa dimana kita tak dapat membedakan lagi antara siang dan malam, seolah kita berada dalam taman surgawi yang terbebas dari ruang dan waktu…

Bagi dirinya- diriku adalah pantulan jiwanya ,adakah yang dapat diperbuat dari seorang gadis yang telah ditawan api cinta yang hatinya telah tercuri,selain ingin bertemu dengan si-pencuri hati. Yang Syair-syairnya bernyanyi laksana kidung surgawi dan berbisik kedalam telinganya bagai hembusan angin nan lembut , yang membuatnya terhanyut dalam simponi kerinduan atau laksana gelombang laut yang menghanyutkan bahtera jiwanya didalam lautan perasaannya yang tak bertepi dan berdasar..

Wahai kekasih hati, berjanjilah pada keagungan cinta agar sayapmu dapat terbang bebas dan melayang bersama ketulusan cinta, walau banyak racun yang harus kita teguk …

Atas nama cinta , racun yang pahit pun terasa manis….

Bertahanlah kekasihku, dunia diciptakan untuk kaum pencinta…Dunia ada karena cinta….cinta adalah pembebas dari segala belenggu…dan jiwa pencinta akan memberi kehidupan baru bagi kehidupan yang lain.

Itulah hakekat dan kisah cintaku kekasih, kuceritakan segala isi hati dan tak ada yang kusembunyikan….agar engkau tahu, pintu-pintu hatiku selalu terbuka untukmu… diujung rindu dan harap-aku selalu menanti kehadiranmu…dan aku yakin semilir angin akan mengabarkan dan membisikkan semua ini kepadamu.Yang menceritakan segala hal tentangmu dan tentangku…

======================================================================

puisi cinta 2:

Senandung patah hati

Wahai Cinta, engkau telah membuatku lemah tak berdaya
Bagiku engkau adalah keindahan yang membuatku tak bisa memejamkan mata….
Engkaulah yang masuk kedalam kalbuku dan membuatku menjadi tawanannya..
Cinta datang laksana air yang menetes dan jatuh diatas bebatuan , hingga batu itu akan terkikis bersama sang waktu …berserak bagai pecahan bintang…

Ia bagai ilham dari langit yang menerobos dan bersemayam dalam jiwa Mahadewa dan Mahadewi lalu masuk kesanubari tanpa di undang..
Begitulah cinta yang kau bawa kepadaku , Dan kini hatiku telah hancur binasa….karena menahan rindu yang tertahan…

Tapi yakinilah, tali kasih yang telah terukir kuat dalam jiwa, tak bisa dipisahkan oleh rentang waktu dan jarak

Cinta telah memberikan kekuatan untukku dapat bertahan…sekalipun aku tahu engkau telah dipingit,…

Jiwaku menjerit kekasih!…memanggil-manggil namamu ..

Duhai kekasih hati!… mawar yang tak kunjung mekar…engkau telah direnggut dari tanganku…

Kini mimpi-mimpi indah dimalam hari telah berubah menjadi badai yang memporakporandakan jiwa dan perasaanku..

Jiwaku terguncang !…akal sehatku melayang keudara mengembara mencari cinta yang hilang…

Dadaku dipenuhi oleh kesedihan yang menyayat , airmata duka terus menetes dari kelopak jiwa

Aku berkelana untuk mencari pengobat hati, sembari bibirku melantunkan syair kerinduan..

bukan bibirku yang sedang berkata, namun jiwaku yang sedang terluka berbicara pada setiap mata-mata hati..

Disaat kerinduan telah memuncak…dengan seribu sayap, jiwaku terbang menuju pintu -rumah jiwanya..

sesampainya dipintu itu, aku menciumi dindingnya dengan airmata yang membasahi pipi…

Bagiku tanpa bertemu denganmu, maka mencium dinding rumahmu pun sudah cukup bagiku untuk merasakan kebahagiaan..seolah dinding itu adalah tubuhmu kekasih !..kemudian ku lantunkan syair untuk kekasih jiwaku, untuk menenangkan jiwanya , tanpa peduli sang kekasih mendengar atau syair itu tertelan oleh dinding rumah…

Kumulai bersyair :

Tentangmu

Dikeremangan malam ,dibawah temaram cahaya bulan, kulihat engkau

menyapa langit dan bintang

Kau dendangkan lagu-lagu cinta di puri jiwamu, engkau -dan hanya engkaulah “bayangan semu” yang akrab diantara kehampaanku.

Dalam mimpi-mimpi malamku sering kulihat wujud hidupmu dan menyaksikan jemari lentik putihmu menari diatas piano.

Atau kulihat dirimu berdiri disenja samar, menatap langit pucat dan mengubah warnanya dengan mata yang memancarkan indahnya pengetahuan.

Sepasang mata itu telah membangkitkan dan membimbing begitu banyak impian indah dalam diriku.

Aku tak bisa menghitung berapa kali aku putus asa mencari jelmaan lain dari dirimu.

Tiada keindahan yang dapat mewakilkan , kecuali indahnya sajak-sajak termanis yang tercipta itu, yang bisa dibandingkan dengan keindahanmu.

Engkau laksana cahaya bintang yang terus menyinariku berabad-abad lamanya,

Takkala bayangan malam telah datang, dirimu hadir membukakan pintu jiwa- bagi ruhku , sebuah tempat dimana semua keabadian terdiam membisu dan segala kepalsuan -terkuak warna aslinya.

Tahukah engkau tak ada bintang yang muncul atau lenyap tanpa sepengetahuanku, dan kulihat dirimu terbaring dalam selubung mawar,

Kau terbaring dalam luka lama yang belum mengering , tanganmu tak lagi bergerak, kau beku dan pucat

Bagiku saat itu adalah malam gelap tanpa dasar

Jangan pernah menangis lagi “Cinta”-ku….

Tahukah engkau …saat aku melihat bintang itu- aku melihat diriku ada dalam dirimu,dan dukamu juga cerminan dukaku…

Lihatlah kedalam mataku , kau akan melihat betapa berartinya dirimu…..

Lihatlah hatimu dan lihatlah jiwamu -dan saat kau temukan diriku disana- kau tak perlu mencarinya lagi, sebab aku akan salalu ada dibalik setiap bayang.

Lihatlah kedalam hatiku kan kau temukan tak ada yang kusembunyikan, ambilah jiwaku kan kuberikan segalanya untukmu.

================================================================

puisi cinta 3:

Cinta yang berduka
Cinta adalah kesegaran dan keharuman bunga yang dikirim surga untuk membuat dunia tersenyum

Parasnya laksana embun menyambut pagi , dan mengilhami bunga untuk menebarkan keharuman dimusim semi, mengilhami kumbang untuk meresapi tentang keindahan sari .

Dengan segala kecantikan dan pesona hati yang begitu sempurna, semua orang akan menilai ia adalah gadis paling beruntung, hidupnya dipenuhi oleh kesenangan dan kegembiraan.

Namun siapakah yang menyangka bila duka dan derita telah memenjarakan gadis tersebut?….

Siapakah yang bakal mengira bahwa jiwanya telah terangkat lalu terbang dari tubuhnya- untuk mencari keagungan cinta…Tiada seorangpun tahu tentang duka hati yang membaluti jiwanya…tiada seorangpun tahu tentang ratap tangis dan rintihan kalbunya dikeremangan malam…

Dibalik cahaya bintang dan bulan aku melihat jasadmu terkulai laksana merpati yang patah sayapnya, engkau memanggil-manggil pasangan jiwamu, yang juga terkapar dalam sayap kerinduan…

Memang pesona kecantikan yang dia miliki dapat menyembunyikan kesedihan hati akan penyakit cinta, tapi bukanlah obat sesungguhnya dari penyakit itu…Obat itu sesungguhnya ada pada orang yang telah mencuri hatinya… orang yang selalu dikenang ketika siang dan menjelma mimpi dikala malam.

Tiada seorangpun yang dapat mengerti dan memahami kesedihan hatinya begitu pula keluarga dekatnya , belahan jiwanyapun menjalani nasib yang sama , seorang diri ia mengelana ditengah hutan dan lautan perasaan.

Bahkan cinta merasakan penderitaan yang ia rasakan lebih perih dari pasangan jiwanya, Ia (si- belahan jiwa) terbebas dari aturan dan adat istiadat untuk menjaga martabat keluarga.

Tetapi cinta? Bintang itu harus tersenyum pada sekelilingnya agar tidak dicap angkuh, semua yang ia perbuat berjalan beriringan dengan ukuran harga diri, semua yang ia lakukan harus sesuai dengan tuntutan masyarakatnya, demi martabat keluarganya.

Tidaklah mungkin seorang putri raja keluar dari istananya, dimana setiap pasang mata selalu mengawasinya; hasrat hatinya terpendam untuk berjumpa dengan seorang pemuda yang tinggal di sebuah desa terpencil yang telah mencuri hatinya- desa yang belum pernah ia kunjungi sekalipun dalam mimpi…

Itulah tatanan dunia dan akupun memakluminya….

Ia harus terus tersenyum walau hatinya menangis, gemerlap dunia telah memaksanya untuk memakai topeng-topeng kepalsuan.

Kumohon padamu cinta…hentikan airmatamu, lepaskan segala gundahmu….

Aku mendengar rintihan jiwamu, aku mendengar resahmu , kucoba untuk menjawab setiap pertanyaan bathinmu…kemarilah cintaku bersandarlah dibayang bahuku, yakinlah bahwa aku akan ada disetiap bayang…Ulurkanlah sayap patahmu, kan kugapai dan kusembuhkan dengan kepakkan syair jiwaku.

Aku akan mengawalmu dari pencela-pencelamu….Bunga-bunga boleh saja layu, tapi ku kan menjaga agar cahaya bunga itu slalu merekah ditaman hati, lalu menjelma menjadi cahaya bintang yang mengisi kesunyian malam

Duhai cintaku berjanjilah dihadapan langit dan bintang…sekalipun kita takkan bersatu, namun jiwa kita kekal dalam keabadian cinta.

Tersenyumlah bersama mentari, sampaikan salam kerinduanmu padaku-melalui desiran angin dan kicauan burung-burung diangkasa serukanlah segala impian indahmu…

Ketika ku mendengarnya, aku kan rentangkan sayapku, lalu kujemput jiwamu yang memanggil jiwaku, bersama kita berdua dalam rengkuhan sayap-sayap ilahi , menuju cahaya kebadian….

———————————————
sebagian isinya mungkin bertentangan dengan ajaran islam karena terlalu memuja cinta secara berlebihan, bahkan bisa musyrik
———————————————-


Cinta, ke mana kau pergi?

Bertahun sudah, cinta meninggalkanku.
Dan hingga kini, ia tak kembali.
Hampa, senantiasa menghinggapi hati ini.
Namun apa daya, inilah takdir yg harus kujalani.

Cinta, ke mana kau pergi?
Lelah sudah ku mencari.
Sampai di sini, cukup sampai di sini !
Langkahku terhenti.

Puisi – Arti Cinta

Satu…!
Cinta adalah alam maya
Tak bisa diraba dan dilihat
Namun dengan hati dapat dirasa
Manisnya cinta semanis madu
Pahitnya cinta sepahit empedu

Puisi – Bunga Jiwa

” Kupersembahkan, Untuk Para Sahabat… “

Tak ada madu yang semanis cintamu.
Tak ada bunga yang seharum perhatianmu.
Tak ada permata yang sebening hatimu
Dan tak ada kisah,
Yang seindah persahabatan kita
.

Sahabat…
Karenamu, kini aku tahu arti kehidupan,
Arti pengorbanan, arti kesetian, arti ketulusan
Dan arti kasih sayang yang sesungguhnya.

Sahabat…
Namamu kan ku ukir,
Di setiap kelopak bunga jiwaku
Cintamu kan bersemi di taman hatiku,
Dan segala pengorbananmu kan ku kenang
Hingga akhir hayatku.

Sahabat…
Semua tentangmu kan tersimpan abadi
dalam buku hatiku.
Dan ku tata rapih di atas meja waktu.
Terima kasih sahabat, Kau selalu ada untukku.

Puisi – Gadisku, Pujaan Hatiku

Bagian Satu :

Gadisku, pujaan hatiku…
Kau terlalu sempurna untuk ku miliki
atau sekedar untuk ku cintai
Nafamu begitu sayup, detak jantungmu adalah irama terindah

Pandangan matamu mampu menembus dadaku
Hingga terlihat jelas jantungku yang berdetak sangat keras
Sifatmu lembut melebihi sutra sekalipun
Dan saat aku membelai rambutmu, kedamaianlah yang kurasakan

Gadisku, pujaan hatiku…
Kesempurnaan’mu membuatku seakan begitu lemah
Keanggunan’mu membuatku seakan begitu buruk
Dan kharisma’mu membuatku tak berdaya menahan badai cinta.

Tanya malam pada siang dan sebaliknya tanya siang pada malam.
Apakah kita dapat bersama dalam cinta?
Atau sebaliknya kita berbeda dalam segala hal
Termaksud dalam cinta…

Bagian Dua :

Gadisku, pujaan hatiku…
Engkau adalah jiwa dalam kehidupanku
Dan kematianku menjadi sangat indah, jika kau mencintaiku

Kegelapan akan menerangi jalanmu
Agar kau mampu melihat jelas jalan yang hendak kau lalui
Kerasnya batu sandungan menjadi lembut seperti busa
Ketika tersentuh ujung kakimu .
Dikala kau hendak terjatuh,
Malaikat-malaikat baik hati bersedia menangkapmu.

Rembulan seakan padam,
bintang-bintang pun bersembunyi di balik awan.
Mereka bersedia menghilang,
Agar keindahanmu, terpancar keseluruh alam.

Ketika kau tersenyum,
ketika kau termenung, bahkan ketika kau menangis.
Semua mahluk memandang,
mereka terkagum-kagum akan kesempurnaanmu

Bagian Tiga :

Yaa… Tuhanku
Sebegitu pengasihkah, sebegitu Penyayangkah sifat keAgunganMu
Pantaskah aku, pantaskah aku menerima anugerah ini
Ia terlalu sempurna untuk kumiliki atau sekedar untuk kucintai

Yaa… Tuhanku…
Kebaikan yang kulakukan masih dapat dihitung dengan jari
Sedangkan kesalahanku melebihi banyaknya debu sekalipun
Pantaskah aku, pantaskah aku mencintai dan memilikinya
Ia terlalu sempurna untukku…

Mungkin kelak saat aku mati,
Tak seorangpun yang akan menangisi kepergianku
Namun jika dirinya yang pergi,
bahkan dunia akan menitihkan air mata.

Kematianku begitu lekat dengan kejamnya siksa neraka
Namun kehidupanku, sungguh indah dapat bersamanya
bahkan terlalu indah untuk manusia sekelam diriku

Bagian Empat :

Gadisku, pujaan hatiku…
Kau bertahta tinggi di atas singgasana lubuk hatiku
Yang memang rendah untuk kau duduki

Saat aku terlelap dalam tidur, kau hadir dalam mimpiku
Menemaniku, menuntun langkahku dikesendirian dalam kegelapan malam
Cahaya cinta, kaulah penerang segala kehidupan
Sinarilah aku dan dia dalam satu lingkaran kasih sayang

Malam tak juga berganti
dan siang yang tak sabar menanti
Akhir dari perjalanan kisah cinta ini…

Sadarlah, sadarlah suara kenyataan menyapaku
Bahwa ia terlalu sempurna untuk kumiliki
atau sekedar untuk kucintai

Gadisku, pujaan hatiku…
kau tak pernah ada, sebab kau tak pernah tercipta
Hingga terlalu maya keberadaanmu dalam impianku

Gadisku, pujaan hatiku…
Kau menjadi khayalan terindah
Dalam likuan takdir hidupku.



Kau Yang Terindah ... Selamanya (Puisi Cinta)

salam terindah untuk mu yang terindah
aku mulai senja ini dengan segumpal senyum
aku lirik sebuah kata yg mungkin terlintas dibenak saat ini
dengan sebuah tanya yg tak sempat aku tanyakan
dengan sebuah nyanyian yg tak sempat aku dendang kan

bagaimana kabarmu hari ini ??
masih kah sama seperti aku tanyakan kemaren ???
aku cuma mau bilang satu hal untuk mu disana
aku tak bermaksud mengusik ketenangan mu saat ini
juga tak mau lagi mengukir luka dihati mu

hanya saja sepintas aku ingin bicara
aku bahagia saat ini bisa melihatmu tersenyum lagi
aku tau kita bakan apa apa lagi dan bukan siapa siapa lagi
kau telah miliki hati yg selalu ada menjagamu
dan aku pun demikian dgn hati yg laen

tapi satu alasan yg buat aku merangkai kata ini
aku gak tau seberapa hebat dirimu tuk aku kenang
tapi yg jelas aku masih mengingat mu
aku gak tau seberapa istimewa dirimu tuk aku banggakan
tapi aku tak bisa menghapus tempatmu kemaren dsini

aku gak bermaksud menggangu keharmonisan cintamu
tapi tetap lah seperti saat ini tersenyum
aku gak kan minta bintang jatuh lagi ditanganku karnaku tau pasti akan hilang lagi tanpaku sadari
tapi aku ingin tetap lah bersinar disana biar aku tetap bisa melihat cahaya mu dikegelapan

cuma satu hal yang tak bisa aku pahami
kenapa aku gak bisa mengisi istanamu meski telah sekian hati yang aku biarkan masuk
tapi tetap saja kosong

aku juga gak akan meminta mawar tuk bsa aku genggam lagi karna aku tau pasti juga layu di tanganku
dan lebih baik di taman itu yang bisa aku lihat mekarnya
aku ingin ini hanya kenangan dan tetap lah kenangan
semoga disana langit itu tetap biru seperti saat ini
dan jadilah yang terindah tuk selama nya


Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...