Laman

10 Musisi Indonesia Yang Go International (Bag.1)



Musisi Indonesia Yang Go International. Sebenarnya musisi Indonesia tak kalah dengan musisi asing. Bahkan bisa dibilang mereka juga memiliki musikalitas yang sama. Sayangnya hanya kesempatan dan apresiasi yang membuat para musisi Indonesia sedikit ketinggalan.



Tetapi dengan kemajuan teknologi menunjang para musisi tersebut untuk bergerak di luar batas. Mereka dengan gigih mempromosikan diri agar memiliki kesempatan yang sama untuk berkarir atau menggelar konser di luar negeri.



Berikut band yang membuktikan diri dalam menembus kancah musik internasional. Sebagai catatan mereka konser di luar negeri tidak dilihat oleh warga negara Indonesia yang berdomisili di sana, melainkan orang asing yang belum tahu atau tahu sedikit tentang mereka.



1. NOAH



Setelah menghabiskan diri dengan mengganti nama menjadi NOAH, Ariel Cs pun membuat sebuah gebrakan baru dnegan menggelar tur 2 benua 5 negara dalam satu hari. Bagi mereka ini sebuah tur momentum sekaligus untuk memperkenalkan nama dan album baru.



Australia yang masih jarang dijamah oleh musisi Indonesia menjadi tujuan NOAH. Ternyata sambutan cukup menggembirakan. Sama halnya di Hong Kong, Singapura dan Malaysia di mana mereka telah merindukan Ariel dan kawan-kawan yang bermetamorfosis menjadi NOAH.



2. Agnes Monica



Berbagai penghargaan yang di Indonesia tak membuat Agnes Monica berpuas diri. Dia pun mencoba peruntungannya di luar negeri. Bagi Agnes go international adalah sebuah impian yang akan terus ia kejar.



Pencapain terbesar Agnes adalah saat dia menjadi international host di red carpet American Music Awards 2010. Impian Agnes pun tercapai setelah dua sign kontrak dengan Sony/ATV Music Publishing untuk penggarapan album internasionalnya. Video Agnes Monica Sukses Tampil di Brazil



3. Ruth Sahanaya



Tahun 2011 lalu menjadi tahun bagi Ruth Sahanaya. Penyanyi bertubuh mungil ini merayakan karirnya yang ke-25 tahun. Setelah sukses menggelar konser di Indonesia, penyanyi yang akrab dipanggil Uthe ini juga menggelar konser di Singapura pada 10 Juni 2011 lalu di Esplanade Concert Hall.



Ternyata tak berhenti di Singapura saja. Uthe juga dimintai untuk tampil di Malaysia  di Plenarry Hall, Kuala Lumpur Convention Center pada 17 Desember 2011 lalu. Konser tersebut juga didatangi oleh orang nomor satu di Malaysia, Mahatir Muhammad.



4. Slank



Berhasil merengkuh penggemar di seluruh Indonesia tak membuat Slank puas. Mereka mencoba untuk melebarkan karirnya secara luas hingga ke luar negeri. Salah satu cara adalah merilis album dnegan versi bahasa Inggirs.



Tak tanggung-tanggung produser gaek, Blues Saraceno didaulat untuk menangani album ini. Slank pun menjadwalkan untuk mengarap lagunya di studio City Sound. Selain menggarap lagunya, Slank juga mencoba tampil di klub dan bar di Amerika dan memperoleh respon positif dari musisi lainnya. Sebelumnya Slank juga pernah menggelar konser di Jepang, Malaysia dan di Korea Selatan.



5. Cupumanik



Who's said grunge is dead? Empat pria yang tergabung di Cupumanik ini memilih grunge sebagai genre mereka dan berhasil menyuarakan hingga di ajang pentas internasional.



Berawal dari keisengan sang manajer yang mendaftarkan Cupumanik untuk sebuah festival yang nantinya pemenang akan dikirim ke Kanada untuk tampil di festival bergengsi Envol Et Macadam. Bagi Cupumanik ini adalah suatu berkah, terlebih mereka tidak memprioritaskan untuk tampil di sini.



Mereka mendapatkan sebuah pengalaman yang menakjubkan untuk tampil di pentas internasional dan dilihat oleh penikmat musik yang tak tahu siapa Cupumanik. Rasa bangga semakin bertambah karena mereka juga mewakili Indonesia di ajang tersebut.



Selanjutnya :




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...